Selamat datang di Snow Wolf of Peaceful, Terima Kasih telah berkunjung jangan lupa tinggalkan komentar | Selamat datang di www.hshirokuro.blogspot.com | Apabila ada artikle yang tidak layak / SARU harap coment di blog ini atau bisa memberi tahu lewat Twitter kami | Terima Kasih telah berkunjung |

Selasa, 29 Mei 2012

Juve Dan Liverpool Peringati Tragedi Heysel


Juventus dan Livepool hari ini memperingati 27 tahun tragedi yang terjadi di Stadion Heysel. Tragedi berdarah itu terjadi di final Liga Champions dan merenggut nyawa 39 suporter.

Suporter Liverpool dituding sebagai biang kerusuhan dan UEFA menjatuhkan hukuman larangan berkompetisi di Eropa selama lima tahun untuk semua klub Inggris.

Pernyataan resmi Juventus berbunyi: "Itu adalah malam yang gila, menyapu bersih kebahagiaan dalam sepakbola dan merenggut 39 nyawa orang tak bersalah. Tragedi itu terjadi 27 tahun lalu, pada 29 Mei 1985. Namun kejadian menyedihkan di Brussels itu masih hidup dalam hati kami."

"Stadion Heysel menjadi tuan rumah pertandingan antara Juventus dengan Liverpool di final Liga Champions. Namun sebelum pertandingan dimulai, hooligan Inggris membuat kekacauan dan menyerang suporter Italia."

"Stadion heysel mengalami kerusakan parah dan sektor Z ambruk saat fans Bianconeri sedang mencari jalan keluar dari stadion. 39 orang meninggal dan 600 lainnya luka."

"sejak saat itu, setiap 29 Mei kami mengadakan peringatan dengan rasa duka dan kesedihan yang mendalam."

Pernyataan resmi Liverpool berbunyi: "Liverpool Football Club hari ini mengenang 39 fans sepakbola yang meninggal saat dinding stadion Heysel ambruk 27 tahun yang lalu."

"Managing Director Liverpool Ian Ayre akan meletakkan rangkaian bunga di Heysel Memorial Plaque pagi ini."

"Tragedi itu terjadi pada 29 Mei 1985 di final Liga Champions antara Liverpool melawan Juventus. Yang seharusnya jadi malam bersejarah bagi klub kami, berubah menjadi sebuah malapetaka."

"Bukannya meninggalkan Brussels dengan menyaksikan tim kami mengangkat trofi Liga Champions, suporter Liverpool harus pulang dengan menyaksikan meninggalnya 39 suporter sepakbola. Mereka adalah 32 fans Juventus, empat orang Belgia, dua orang dari Prancis, dan satu orang dari Irlandia Utara."

Semoga kita semua, pecinta sepakbola di Indonesia, bisa belajar dari tragedi ini. Sudah waktunya kita hentikan kekerasan dalam sepakbola, karena sepakbola harusnya jadi pemersatu kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arigato atas kunjungan dan komentar agan. Komentar yang anda berikan menjadi motivasi saya membuat blog ini tetap hidup. Silahkan beri komentar yang berkaitan dengan artikel, blog, saran. Jangan berkomentar dengan bahasa yang tidak sopan.